• Untitle

    Mengutarakan apa yang tak mampu terucap. Lewat pena ku tuturkan segala yang ingin ku ungkapkan.

  • Sudut Pandang

    Menyoroti sesuatu dari kacamata seorang awam. Bisa benar atau juga salah. Tidak perlu saling menghakimi, kita hanya perlu saling menasehati dan menghargai segala perbedaan.

  • Ceracau

    Menulis menjadi suatu hal yang baru. Sulit, namun terasa begitu menyenangkan. Membagi sesuatu yang kita rasakan atau kita pikirkan kepada oranglain. Berharap semua membawa kebermanfaatan.

  • Sajak

    Melatih rasa dan membahasakan sesuatu yang di rasa. Melankolis katanya. Namun itu dapat melunakkan hati yang keras, dan mempesona hati yang lembut.

Kamis, 15 April 2021

Zakat Istana

Sejak 2016 hingga tahun ini tempatku bekerja mengadakan penghimpunan Zakat Istana. Kegiatan zakat istana ini rutin dilakukan setiap tahunnya pada bulan ramadhan. 

Seperti namanya, zakat istana adalah kegiatan pengumpulan zakat, juga infaq dan sedekah oleh Presiden, Wakil Presiden, Menteri, beserta jajarannya yang dilakukan di istana kepresidenan RI. 

2 tahun terakhir ini kita menjalankan bulan ramadhan dengan suasana yang berbeda. Bulan ramadhan berdampingan dengan Covid-19. Kegiatan yang bisa menimbulkan kerumunan mulai dibatasi, juga protokol kesehatan yang semakin gencar diberlakukan. 

Hal ini menjadikan kegiatan zakat istana 2 tahun kebelakang mengalami perubahan. Jika tahun-tahun sebelumnya kegiatan tersebut dilakukan secara offline di istana kepresidenan, 2 tahun ini zakat istana dilakukan menggunakan aplikasi Zoom, kemudian disiarkan melalui channel youtube dan TV Nasional rekanan. Hanya ada beberapa petugas saja yang diperbolehkan melakukan pendampingan di istana, tentu dengan protokol kesehatan yang sangat ketat. 

Alhamdulillah, kegiatan berjalan lancar. Dan bagi para muzaki, do'a kami adalah, Semoga Allah membersihkan harta yang dikeluarkan dan mensucikan harta yang tersisa. Aamiin.

#RaMen
#Day3


Share:

Rabu, 14 April 2021

Menu Ramadhan

Ramadhan tahun ini sepertinya lebih terencana dibandingkan tahun-tahun sebelumnya (padahal baru juga 2 hari puasanya), setidaknya niatnya si begitu, heehee.

Mulai dari target harian ibadah yang berusaha di upgrade dari tahun sebelumnya, kemudian membuat rundown penyesaian target tersebut, dan sampai juga ke menentukan apa kira-kira menu sahur dan berbuka yang akan di masak. 

Ramadhan-ramadhan sebelumnya yang namanya sahur itu sejatinya adalah masakan yang dimakan pada saat berbuka tapi tidak habis. Bukan tidak habis si, lebih tepatnya memang sengaja dimasak lebih banyak agar bisa dimakan lagi saat sahur. Atau jika bosan dan mau praktisnya saja yaa masak yang instan-instan seperti mie instan misalnya.

Tapi, ramadhan kali ini tidak begitu. Makan sahur dan berbuka sengaja dibedakan. Memang jadi menambah pekerjaan si, tapi sepertinya menyenangkan membuat diri sendiri jadi lebih sibuk dari biasanya --pikirku begitu.

Satu hal lagi, ramadhan kali ini juga sekaligus ingin diet, haahaa. Yaa, rencana dan usaha saja dulu, jika hasilnya mencapai target, namanya itu bonus. Menyenangkan diri sendiri itu baik, jadi pikir yang baik-baik saja agar bahagia.

#RaMen
#Day2
Share:

Selasa, 13 April 2021

Welcome Back!

I think it's been a long time since I checked my blog. Aku hiatus cukup lama juga ternyata heehee. Dan tahun ini aku ingin mulai menulis kembali. Aku rasa aku kini sudah "Sehat" untuk bisa bercengkrama kembali diruang ini.

Ramadhan menulis. Atau aku singkat saja menjadi RaMen. 2 tahun kebelakang ini setiap ramadhan aku memperbarui feed instagramku. Yaa, aku memposting sesuatu yang baru setiap harinya di bulan ramadhan. Dan ramadhan tahun ini, aku ingin blogku pun mendapatkan kesempatan yang sama seperti instagramku. Aku ingin menulis setiap hari selama bulan ramadhan. This is quite challenging for me, tapi aku akan berusaha. Go go go semangat!😁

#RaMen
#Day1
Share:

Jumat, 19 Maret 2021

Sedih Itu...

Sedih itu...
Ketika kita ingin marah, tapi terbentur oleh norma yang ada.

Sedih itu...
Ketika kita ingin berteriak, tapi tidak bisa seperti Cinta di film AADC, yang berlari ke hutan.

Sedih itu...
Ketika kita ingin mendapat ketenangan, tapi justru ada yang seperti Cinta di film AADC, memecahkan gelas biar ramai, biar bergaduh sampai gaduh.

Sedih itu...
Ketika tempat yang kita tuju untuk pulang, justru tidak memberikan ketenangan dan kenyamanan.

Tidak ada kisah sedih yang lebih sedih dari mendengar kisah sedih orang yang sedang sedih.

Sedih itu...
Itu!
Share:

Senin, 15 Maret 2021

Andai Aku Bisa

Jika aku bisa, aku ingin pergi sejauh-jauhnya. Pergi ke tempat dimana hanya ada ketenangan dan kesunyian. Tempat dimana hanya ada diriku sendirian. Aku ingin melepas semua keluh yang ku punya. Aku ingin berteriak sekeras-kerasnya. Aku ingin menangis sehebat-hebatnya. 

Andai aku bisa...
Andai aku bisa...
Share:

Label Pena

Pena Terpopuler

Kawan Pena